Zona EPL Zona EPL
/home / manchester united / Larangan Sepatu Puma Kai Rooney di...
MANCHESTER UNITED

Larangan Sepatu Puma Kai Rooney di Man United Berakhir

Kai Rooney saat berlaga untuk Akademi Manchester United

Kai Rooney saat berlaga untuk Akademi Manchester United

Aturan ketat mengenai keseragaman atribut di Akademi Manchester United sempat membuat putra sulung Wayne Rooney, Kai Rooney, harus menanggalkan sepatu sponsor pribadinya. Namun, berdasarkan laporan terbaru, larangan penggunaan sepatu Puma bagi Kai kini resmi berakhir seiring dengan bertambahnya usia sang pemain yang memasuki level baru.

Kai Rooney diketahui tidak akan lagi memperkuat tim U-16 pada tahun ini karena ia telah merayakan ulang tahunnya yang ke-16 sebelum batas waktu 31 Agustus. Hal ini membuatnya berhak naik ke kelompok umur yang lebih tinggi, di mana aturan pembatasan merek sepatu tersebut sudah tidak diberlakukan lagi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, remaja berbakat ini sebenarnya telah menandatangani kontrak sponsor dengan Puma sejak tahun 2022 ketika ia masih berusia 12 tahun. Kendati demikian, Wayne Rooney mengungkapkan bahwa Manchester United melarang penggunaan sepatu tersebut karena seluruh pemain di tingkat U-16 diwajibkan mengenakan alas kaki yang seragam.

Berbicara dalam acara "The Smith Brothers: Not A Podcast", Wayne Rooney menjelaskan situasi tersebut. "Dia jelas bersama Puma, tetapi ketika dia bermain untuk Manchester United U-16, ada sesuatu yang sangat saya sukai yaitu dia tidak boleh memakai sepatu Puma miliknya," ujar legenda Setan Merah tersebut.

"Semua pemain akademi harus memakai sepatu yang sama. Mereka melakukannya karena ada pemain yang berasal dari daerah di mana mereka tidak mampu membeli sepatu tertentu, jadi menurut saya itu sangat bagus. Namun, dia sudah bermain untuk tim U-18 beberapa kali dan di sana dia bisa memakai sepatu Puma miliknya. Adil bagi dia, dia melakukannya dengan baik," tambah Wayne.

Dari pantauan redaksi, Kai Rooney telah tampil sebanyak enam kali untuk tim U-18 musim ini, setelah menandai debutnya di kelompok umur tersebut pada usia 15 tahun saat menang 1-0 melawan Everton Agustus lalu. Sayangnya, ia mengalami cedera parah pada bulan Maret yang mengakhiri musimnya lebih cepat, sehingga harus absen dalam laga final FA Youth Cup melawan Manchester City.

Menjadi anak dari pencetak gol terbanyak sepanjang masa United membuat Kai selalu dihadapkan pada ekspektasi besar untuk mengikuti jejak ayahnya. Meski sama-sama berposisi sebagai penyerang, pengamatan tim redaksi menunjukkan perbedaan menonjol di mana Kai merupakan pemain yang dominan menggunakan kaki kiri.

Dalam sebuah wawancara dengan "The Talent Hunter" di Instagram, Kai mengungkapkan ambisi besarnya untuk masa depan. Ketika ditanya di mana ia ingin berada dalam waktu lima tahun ke depan, ia menjawab dengan tegas, "Bermain di panggung terbesar di antara para pemain terbaik, dan memenangkan trofi."

// TOPICS
#kai_rooney #wayne_rooney #manchester_united_fc #manchester_united_academy #sepatu_puma #sepak_bola_internasional
Analis Premier League & Jurnalis Sepak Bola

Arka telah menghabiskan satu dekade terakhir meliput sepak bola Inggris, dari gemerlap Premier League hingga gairah mentah Championship. Ia pernah berada di ruang pers di Old Trafford, Anfield, dan Emirates, serta mewawancarai beberapa nama terbesar dalam sepak bola. Tulisannya memotong kebisingan untuk menyajikan analisis tajam tentang taktik, transfer, dan cerita yang membentuk olahraga terindah.