Zona EPL Zona EPL
/home / manchester united / Senne Lammens: Bintang Baru MU Calon...
MANCHESTER UNITED

Senne Lammens: Bintang Baru MU Calon Kiper Terbaik Dunia

Kiper baru Manchester United Senne Lammens saat melakukan debut di Old Trafford

Kiper baru Manchester United Senne Lammens saat melakukan debut di Old Trafford

Pengamatan yang sama terlihat ketika Senne Lammens memenuhi panggilan tugas internasional bersama tim nasional Belgia. Pemain berusia 23 tahun tersebut tampak mengenakan jaket berkerah krem, kaus khaki, dan celana chinos.

"Secara tidak sengaja, saya melihat sebuah artikel yang mengatakan bahwa dia mengenakan pakaian yang membosankan saat melapor untuk tugas internasional dan para penggemar mengatakan mereka berharap dia tetap seperti itu," kata Hayk Milkon, salah satu mantan pelatih Senne Lammens sembari tertawa.

"Kesan membosankan ini adalah cerminan dari diri Senne yang sebenarnya, dia sangat tenang dan tidak berlebihan. Dia fokus pada apa yang perlu dia fokuskan dan terbuka dengan orang-orang di sekitarnya. Dia tetap membumi," tambah Hayk Milkon.

Berdasarkan pantauan redaksi, jika Senne Lammens terlihat seperti seseorang yang cocok bekerja di sebuah kantor, setiap tempat kerja pasti akan senang memilikinya di tim futsal mereka. Manchester United percaya bahwa mereka telah mendatangkan seorang kiper muda dengan potensi besar, dan para penggemar yang hadir di Old Trafford saat melawan Sunderland meninggalkan stadion dengan antusiasme tinggi setelah melihat debutnya.

Hal yang unik adalah Senne Lammens tampak menjadi orang yang berbeda ketika dia mengenakan seragam penjaga gawangnya. Dia melakukan debut yang sangat percaya diri bersama Manchester United, mengomandoi areanya dengan agresif, dan berhasil menjaga gawangnya tetap bersih dari kebobolan.

Menurut informasi yang dihimpun, Hayk Milkon melatih Senne Lammens selama waktu kebersamaan mereka di Club Brugge. Hayk Milkon sekarang menjadi manajer termuda di kasta tertinggi liga Belgia, sementara Senne Lammens bermain untuk klub terbesar di Inggris.

"Saya sangat mengenalnya," tutur Hayk Milkon kepada Manchester Evening News. "Dia anak yang hebat, pria yang sangat profesional. Saya sering tidur di kamp latihan klub di Brugge karena kami memiliki asrama, dan terkadang saya masih bekerja larut malam lalu melihat seseorang memasuki pusat kebugaran."

Pria yang memasuki pusat kebugaran itu adalah Senne Lammens dengan pelantang telinga terpasang. Dia pergi ke sana untuk melakukan pemulihan fisik atau latihan tambahan. Terkadang, dia juga bersantai dengan bermain bola basket, olahraga yang sangat dia gemari.

Dari pengamatan tim redaksi, Hayk Milkon melatih dalam berbagai peran berbeda di Club Brugge. Dia sempat menjadi asisten di Club NXT (tim cadangan mereka), menjabat sebagai manajer interim, menangani tim U-18, hingga akhirnya menjadi pelatih tim utama.

Waktunya di Club Brugge bertepatan dengan perkembangan Senne Lammens dari akademi hingga ke tim utama, sehingga dia berada di posisi yang tepat untuk memberikan pandangan mendalam mengenai rekrutan kiper baru Manchester United tersebut.

"Dia adalah salah satu pemain selama masa pandemi Covid—ketika para pemain tidak dapat berlatih—yang melakukan banyak latihan di rumah, dia benar-benar melangkah jauh untuk menjadi yang terbaik dalam aspek-aspek seperti ini. Anda dapat melihat potensi seorang penjaga gawang berdasarkan apa yang mereka lakukan dalam pertandingan; seperti penempatan posisi, pengambilan keputusan, dan sebagainya, dan Senne selalu berada di level yang cukup tinggi untuk hal-hal tersebut," jelas Hayk Milkon.

Satu-satunya ketidakberuntungan yang dialaminya adalah penjaga gawang utama di tim tersebut adalah Simon Mignolet. Karena Simon Mignolet adalah kiper yang luar biasa, sulit bagi Senne Lammens untuk bertahan di sana hanya sebagai pilihan kedua karena hal itu akan menghambat perkembangannya. Oleh karena itu, keputusannya untuk pindah ke Antwerp dinilai sangat tepat, di mana ia berhasil beradaptasi dengan sangat cepat.

Ketika ditanya mengenai kelebihan Senne Lammens, Hayk Milkon memuji kemampuan pengambilan keputusannya yang sangat matang di usia muda, ketenangannya, akurasi operannya yang bersih dengan kedua kaki, serta kemampuannya yang luar biasa dalam menghalau tembakan.

Penampilan apiknya pun menarik perhatian media Belgia setelah berhasil menggagalkan empat tendangan penalti sepanjang musim penuh pertamanya dan menerima panggilan ke skuad senior Belgia. Staf Manchester United di Carrington juga dikabarkan sangat terkesan dengan kedewasaan dan adaptasi cepat sang pemain yang kini sudah menetap di sebuah rumah baru.

Setelah peluit akhir pertandingan melawan Sunderland dibunyikan, Matthijs de Ligt, Amad, Harry Maguire, dan Luke Shaw langsung berlari ke arah Senne Lammens untuk memberikan selamat, sementara tribune Stretford End menyanyikan pujian untuknya. Kini, publik menantikan apakah ia akan kembali dipercaya menjadi starter saat Manchester United menghadapi Liverpool.

// TOPICS
#manchester_united_fc #senne_lammens #hayk_milkon #liga_inggris #kiper_baru_mu #berita_bola
Analis Premier League & Jurnalis Sepak Bola

Arka telah menghabiskan satu dekade terakhir meliput sepak bola Inggris, dari gemerlap Premier League hingga gairah mentah Championship. Ia pernah berada di ruang pers di Old Trafford, Anfield, dan Emirates, serta mewawancarai beberapa nama terbesar dalam sepak bola. Tulisannya memotong kebisingan untuk menyajikan analisis tajam tentang taktik, transfer, dan cerita yang membentuk olahraga terindah.