Keputusan Mateus Fernandes untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur ketimbang Manchester United mengundang tanda tanya besar dari berbagai pihak. Pasalnya, Setan Merah berhasil mengamankan tiket Champions League musim lalu, sementara Spurs hanya mampu finis di peringkat ke-17 Premier League. Berdasarkan pantauan redaksi, pemain asal Portugal itu dikabarkan lebih memilih paket finansial yang lebih besar yang ditawarkan oleh pihak London Utara.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Langkah Fernandes ini mengingatkan publik pada kisah masa lalu Paul Gascoigne yang juga menolak Manchester United demi materi. Menurut laporan dari The Rest is Football podcast, Gascoigne menceritakan bagaimana Sir Alex Ferguson sempat menghubunginya secara langsung untuk meyakinkannya pindah ke Old Trafford sebelum kesepakatan tersebut runtuh akibat iming-iming materi dari mantan pimpinan Tottenham, Irving Scholar.
Berdasarkan penuturan Gascoigne, ayahnya memegang peran besar dalam mengalihkan tujuan transfernya setelah pihak Spurs menjanjikan uang tunai sebesar £120.000 dan sebuah mobil mewah BMW. Tidak hanya itu, transfer tersebut bahkan rampung setelah pihak klub menyetujui permintaan unik dari saudarinya yang menginginkan sebuah "sunbed" sebagai hadiah tambahan.
Meski akhirnya menjadi ikon di White Hart Lane dan memenangkan FA Cup pada tahun 1991, mantan pahlawan timnas Inggris tersebut mengaku sangat menyesali keputusannya. "Kadang-kadang saya melihat ke belakang dan berpikir apa yang akan terjadi jika saya bergabung dengan United. Ketika saya memilih Spurs, Man United justru menjelma menjadi tim hebat dan mulai memenangkan segalanya," ungkap Paul Gascoigne.
Dari pengamatan tim redaksi, Sir Alex Ferguson juga mengonfirmasi bahwa kegagalan merekrut Gazza adalah kekecewaan terbesar sepanjang karier manajerialnya. Manajer legendaris asal Skotlandia tersebut bahkan sempat sangat marah dan mengirimkan surat kecaman kepada sang pemain karena tidak percaya ada pemain yang berani menolak klub sebesar Manchester United.