Penyerang Manchester United, Marcus Rashford, kembali menunjukkan loyalitas mendalam terhadap klub masa kecilnya tersebut. Di tengah ketidakpastian masa depannya pada bursa transfer musim panas ini, pemain berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa bergabung dengan rival abadi seperti Liverpool tidak pernah menjadi pilihan dalam hidupnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, situasi transfer sang pemain kini sedang menggantung setelah Barcelona memutuskan untuk tidak mempermanenkan statusnya menyusul masa peminjaman selama satu musim. Klub raksasa Catalan tersebut memilih untuk melewatkan opsi transfer permanen senilai 26 juta poundsterling.
Menurut laporan dari Manchester Evening News, pihak manajemen Setan Merah enggan memberikan lampu hijau untuk meminjamkan sang penyerang selama tiga musim berturut-turut. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Marcus Rashford untuk tetap bertahan di Old Trafford melampaui musim panas, meskipun semua pihak masih mempertimbangkan opsi terbaik yang belum sepenuhnya pasti.
Meskipun demikian, sejumlah klub Premier League dikabarkan masih menaruh minat untuk memboyong penyerang internasional Inggris tersebut. Beberapa rival domestik dinilai menjadi destinasi paling realistis karena kemampuan finansial mereka untuk memenuhi tuntutan gaji sang pemain yang terbilang sangat tinggi.
Mengenai rumor ketertarikan dari klub rival di masa lalu, Marcus Rashford sempat memberikan pernyataan tegas yang mencerminkan kesetiaannya. "Tidak. Liverpool tidak pernah menjadi pilihan. Liverpool, Manchester City, Everton - tidak ada klub lain yang benar-benar saya nikmati untuk dituju selain Manchester United. Rasanya seperti hal yang alami untuk dilakukan," ujarnya saat itu.
Dari pengamatan tim redaksi, Marcus Rashford bergabung dengan akademi Manchester United sejak usia tujuh tahun sebelum melakoni debut spektakuler pada usia 18 tahun dengan mencetak dua gol ke gawang Arsenal pada 2016. Namun, hubungan yang merenggang dengan mantan pelatih Ruben Amorim sempat membuatnya terdepak dengan status pinjaman ke Aston Villa lalu ke Barcelona.