Zona EPL Zona EPL
/home / chelsea / Kilas Balik Transfer Gratis Chelsea...
CHELSEA

Kilas Balik Transfer Gratis Chelsea dari Peraih Ballon d'Or Hingga Rekrutan Gagal

Legenda sepak bola Ruud Gullit saat membela Chelsea di kompetisi Inggris

Legenda sepak bola Ruud Gullit saat membela Chelsea di kompetisi Inggris

Klub raksasa London, Chelsea, tidak pernah ragu untuk menggelontorkan dana besar di bursa transfer. Sejak era Roman Abramovich hingga kepemilikan BlueCo dan Todd Boehly, pengeluaran fantastis terus berlanjut. Berdasarkan catatan, grup kepemilikan baru tersebut telah menghabiskan sekitar £1,5 miliar hingga musim panas lalu, dan tren belanja ini masih berlanjut pada tahun 2026 dengan kedatangan Marco Palestra dari Atalanta dan Emmanuel Emegha dari Strasbourg.

Saat ini, Xabi Alonso menjadi sosok yang ditugaskan untuk meramu skuad bertabur bintang tersebut di lapangan. Mantan gelandang tersebut menjadi manajer keempat yang memimpin sejak Januari dan memikul beban berat untuk meningkatkan performa tim melebihi pencapaian para pendahulunya. Sebagai perbandingan, dari pantauan redaksi, Enzo Maresca sebelumnya sempat menghabiskan total £296,5 juta pada bursa transfer 2025 untuk mendatangkan pemain seperti Liam Delap, Dario Essugo, Estevao Willian, Jamie Gittens, Jorrel Hato, dan Joao Pedro.

Namun, di balik sejarah belanja mewahnya, Chelsea juga memiliki cerita menarik seputar perekrutan pemain dengan status agen bebas atau gratis. Salah satu rekrutan gratis paling ikonik adalah legenda Belanda pemenang Ballon d'Or, Ruud Gullit. Pengamat sepak bola mencatat puncak karier Gullit terjadi di Italia saat meraih tiga gelar Serie A dan dua trofi Eropa bersama AC Milan sebelum akhirnya berlabuh ke Stamford Bridge.

Karier Ruud Gullit di London Barat hanya bertahan setahun sebagai pemain murni sebelum bertransisi menjadi pemain-manajer setelah kepergian Glenn Hoddle ke tim nasional England. Di bawah arahannya, bintang Belanda itu berhasil mengakhiri puasa gelar Chelsea selama 26 tahun dengan menjuarai FA Cup pada tahun 1997. Mengenai masa lalunya, Gullit sempat berujar, "Saya merasa tinggal di England memperkaya pengalaman hidup saya dan meningkatkan ide-ide saya tentang sepak bola. Saya sangat bangga pernah berada di sana pada masa-masa awal Chelsea."

Selain Ruud Gullit, bek veteran asal Brasil, Thiago Silva, juga menjadi kisah sukses transfer gratis Chelsea. Didatangkan secara cuma-cuma oleh Frank Lampard dari Paris Saint-Germain pada tahun 2020, bek tangguh ini mengabdi selama empat musim di Stamford Bridge. Meski telah meraih banyak kesuksesan domestik bersama PSG dan AC Milan, Silva baru berhasil mewujudkan impian terbesarnya mengangkat trofi Champions League di musim debutnya bersama Chelsea di bawah asuhan Thomas Tuchel.

Sebaliknya, nasib malang menimpa Winston Bogarde yang dipandang sebagai salah satu rekrutan gratis paling gagal dalam sejarah Chelsea. Setelah menjuarai Champions League bersama Ajax dan sempat membela Barcelona, bek asal Belanda ini gagal total memberikan dampak positif selama empat tahun di Stamford Bridge dan hanya mencatatkan 12 penampilan.

Menurut pengakuan Winston Bogarde kepada The Guardian pada tahun 2015, situasi sulit tersebut terjadi karena perubahan manajer tak lama setelah dirinya bergabung. "Gianluca Vialli membeli saya dan ketika saya baru berada di sana seminggu, dia dipecat. Situasi finansial klub saat itu kurang baik dan kami mencoba menyelesaikannya dengan banyak cara, seperti opsi pinjaman atau menjual saya, namun pada akhirnya tidak berhasil," ungkapnya.

// TOPICS
#chelsea_transfer_news #xabi_alonso #premier_league #summer_transfer_window #ruud_gullit #thiago_silva #winston_bogarde
Koresponden Sepak Bola Eropa

Gavin membawa perspektif kontinental ke sepak bola Inggris. Setelah tinggal di Spanyol, Jerman, dan Italia, ia memahami nuansa taktik yang membedakan setiap liga. Kini berbasis di London, ia meliput bagaimana klub-klub Premier League bersaing di panggung Eropa, dengan fokus khusus pada transfer, analisis Liga Champions, dan pasar sepak bola global.