Manchester United Women harus menerima hasil minor setelah ditumbangkan oleh Bayern Munich dengan skor tipis 3-2 pada laga leg pertama perempat final Liga Champions Wanita di Old Trafford. Menanggapi hasil tersebut, pelatih kepala Marc Skinner mengakui dirinya sangat frustrasi dengan proses terjadinya gol-gol yang bersarang ke gawang timnya. Meski demikian, Skinner menegaskan bahwa anak asuhnya tidak bermain naif meski kebobolan gol penentu di menit-menit akhir laga.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan jalannya pertandingan, Manchester United Women mengawali laga dengan kurang meyakinkan dan langsung tertinggal di menit-menit awal akibat umpan lambung yang mengecoh lini pertahanan, sebelum akhirnya diselesaikan dengan tenang oleh Pernille Harder. Dari pantauan redaksi, tim tuan rumah sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Maya Le Tissier menyusul pelanggaran handball pemain lawan. Kejar-mengejar gol terus berlanjut setelah Harder mencetak gol keduanya, yang kemudian langsung dibalas oleh sundulan Hanna Lundkvist untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Petaka bagi kubu tuan rumah akhirnya datang enam menit sebelum waktu normal berakhir. Pemain pengganti Bayern Munich, Momoko Tanikawa, sukses melepaskan tembakan yang berujung gol kemenangan bagi tim tamu. Menurut pengamatan tim redaksi, gol telat ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Manchester United Women yang tampil di depan pendukungnya sendiri sebelum harus melakoni laga tandang pada leg berikutnya.
Dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, Marc Skinner menolak anggapan bahwa skuadnya tampil kurang berpengalaman. "Saya tidak akan menyebutnya sebagai sebuah kenaifan, pasti ada proses pembelajaran dalam setiap pertandingan, bukan? Terutama ketika Anda bermain di babak perempat final Liga Champions. Saya frustrasi dengan semua gol tersebut. Saya rasa mereka tidak benar-benar harus bersusah payah mendapatkannya, karena kami meninggalkan ruang terbuka bagi Harder untuk lolos sebanyak dua kali," ungkap Skinner.
Meskipun kecewa, Skinner tetap optimis menyongsong laga leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Allianz Arena pada Rabu, 1 April mendatang. "Namun yang saya tahu tentang tim ini adalah mereka akan terbuka dan jujur mengenai hal tersebut, dan kami masih memiliki satu leg lagi untuk membalikkan keadaan dan memperbaikinya. Kami masih berada dalam persaingan, jadi sekarang kami harus pergi ke Allianz Arena dan meraih kemenangan," tambahnya. Sebelum terbang ke Jerman, Manchester United Women dijadwalkan akan melakoni laga berat bertajuk derby melawan Manchester City di Old Trafford.