Zona EPL Zona EPL
/home / manchester city / Masa Depan Savinho di Manchester...
MANCHESTER CITY

Masa Depan Savinho di Manchester City Terancam Jelang Transfer Rp1 Triliun

Pemain Manchester City Savinho yang menjadi target transfer Tottenham Hotspur senilai 50 juta pound

Pemain Manchester City Savinho yang menjadi target transfer Tottenham Hotspur senilai 50 juta pound

Masa depan winger muda asal Brasil, Savinho, di Manchester City kini berada di ujung tanduk setelah klub raksasa Liga Inggris tersebut dilaporkan siap mengambil keputusan besar terkait kelanjutan kariernya. Berdasarkan laporan yang dihimpun redaksi, Tottenham Hotspur kembali menunjukkan ketertarikan kuat untuk memboyong pemain berusia 22 tahun tersebut ke ibu kota untuk musim panas kedua berturut-turut.

Pemain yang bersangkutan juga dilaporkan telah memberikan sinyal ketertarikan kepada Tottenham Hotspur sejak musim lalu melalui unggahan di media sosial miliknya. Menurut sumber internal klub, Savinho kini sangat terbuka untuk berpindah markas menuju London demi mendapatkan waktu bermain yang lebih reguler dibandingkan situasi yang dihadapinya di Etihad Stadium saat ini.

Padahal, manajemen Manchester City sempat menolak tawaran untuk sang pemain 12 bulan lalu dan bahkan memberikan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun, yang mengikat mantan penggawa Troyes tersebut hingga tahun 2031 mendatang. Pada saat penandatanganan kontrak baru itu, Direktur Sepak Bola City, Hugo Viana, secara terbuka memuji bakat sang winger.

Menurut pernyataan Hugo Viana kala itu, Savinho memiliki potensi yang tidak terbatas dan kualitas luar biasa untuk menjadi pemain yang benar-benar menonjol. "Savinho masih sangat muda, tetapi dia telah menunjukkan bahwa dia memiliki kualitas yang dibutuhkan. Saya tidak ragu bahwa dengan terus bekerja bersama Pep dan tim pelatihnya, Savinho akan menjadi bagian kunci dari skuad kami selama bertahun-tahun yang akan datang," ujar Viana.

Namun, dari pantauan redaksi, pujian dan penilaian tinggi dari Hugo Viana tersebut tampaknya belum cukup untuk menyelamatkan posisi sang pemain di skuad utama. Mantan manajer City, Pep Guardiola, memang sempat menaruh kepercayaan pada awal musim dan berjanji akan memberikan banyak menit bermain setelah kemenangan kandang melawan Sunderland pada awal Desember silam.

Kenyataannya, kontribusi Savinho dinilai minim dan ia lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan. Berdasarkan data statistik penampilan, Savinho tercatat hanya tampil kurang dari 400 menit di kompetisi Premier League sejak pergantian tahun, di mana 90 menit di antaranya baru didapatkan pada pertandingan terakhir saat tim melakukan rotasi besar-besaran. Sepanjang musim, ia hanya mencatatkan tiga kali starter dan berada di urutan ke-18 dalam daftar menit bermain pemain City.

Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa minimnya kesempatan bermain bagi Savinho tidak terlepas dari ketatnya persaingan di sektor penyerang sayap Manchester City. Peningkatan performa yang pesat dari Jeremy Doku, kedatangan Antoine Semenyo, serta penampilan gemilang Rayan Cherki sepanjang musim membuat ruang bagi Savinho untuk unjuk gigi kian menyempit, terutama saat kompetisi memasuki fase krusial perebutan trofi.

Meskipun kursi kepelatihan kini telah beralih dari Pep Guardiola ke Enzo Maresca, perubahan nahkoda tersebut diprediksi tidak akan mengubah nasib Savinho yang dinilai gagal memberikan pembuktian dalam dua tahun terakhir. Manajemen Manchester City dilaporkan siap melepaskan sang pemain jika ada klub yang bersedia menebusnya di angka £50 juta (sekitar Rp1 triliun).

Jika transfer ini terealisasi, klub berjuluk The Blues tersebut dipastikan akan meraup keuntungan finansial yang signifikan mengingat mereka hanya mengeluarkan dana sebesar £30 juta saat mendatangkannya pada tahun 2024 lalu. Pada akhirnya, potensi besar yang dimiliki Savinho dianggap belum cukup untuk mempertahankannya di skuad bertabur bintang milik City, namun dana segar sebesar £50 juta jelas terlalu menggiurkan untuk ditolak.

// TOPICS
#manchester_city #savinho #tottenham_hotspur #hugo_viana #bursa_transfer #liga_inggris #enzo_maresca
Koresponden Sepak Bola Eropa

Gavin membawa perspektif kontinental ke sepak bola Inggris. Setelah tinggal di Spanyol, Jerman, dan Italia, ia memahami nuansa taktik yang membedakan setiap liga. Kini berbasis di London, ia meliput bagaimana klub-klub Premier League bersaing di panggung Eropa, dengan fokus khusus pada transfer, analisis Liga Champions, dan pasar sepak bola global.