Zona EPL Zona EPL
/home / arsenal / Kisah Nicolas Anelka: Sanksi 18 Laga...
ARSENAL

Kisah Nicolas Anelka: Sanksi 18 Laga Usai Ribut di Ruang Ganti

Mantan striker Arsenal Nicolas Anelka saat membela tim nasional Prancis

Mantan striker Arsenal Nicolas Anelka saat membela tim nasional Prancis

Pertandingan semifinal Piala Dunia antara Prancis dan Spain tampaknya kembali membuka memori kelam bagi salah satu mantan penyerang Arsenal. Nicolas Anelka pernah dijatuhi sanksi berat berupa larangan bertanding dalam 18 laga internasional serta dipulangkan dari skuad Les Bleus setelah terlibat perselisihan sengit di ruang ganti bersama sang pelatih saat itu.

Berdasarkan catatan kariernya, mantan pemain Arsenal tersebut menghabiskan dua musim di London utara dengan membukukan 42 kontribusi gol dalam 90 penampilan. Selain Arsenal, Nicolas Anelka juga pernah memperkuat beberapa klub besar Premier League lainnya seperti Chelsea, Manchester City, dan Liverpool, serta sukses memenangkan trofi Premier League dan Champions League.

Nicolas Anelka sejatinya merupakan salah satu pilar utama dalam skuad nasional Prancis dengan total 69 caps dan koleksi 14 gol. Menurut catatan sejarah sepak bola, keberhasilannya menjuarai Euro 2000 menjadi salah satu pencapaian tertinggi, namun namanya justru lebih sering diingat akibat perseteruan hebat dengan pelatih Raymond Domenech pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Perselisihan tersebut pecah saat Prancis menelan kekalahan dari Meksiko pada laga kedua fase grup. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, situasi memanas ketika para pemain memasuki ruang ganti pada jeda babak pertama, di mana Nicolas Anelka menjadi sasaran kemarahan dari Raymond Domenech akibat performa tim yang buruk.

""Saya merasa frustrasi saat masuk ke ruang ganti. Saya berpikir dalam hati bahwa saya tidak mendapatkan bola dan tidak bisa menemukan solusi. Kami bermain buruk, skor masih 0-0, dan kami belum juga mencetak gol,"" ujar Nicolas Anelka saat mengenang momen tersebut.

Nicolas Anelka menambahkan bahwa sang pelatih tiba-tiba masuk dan langsung memanggil namanya secara spesifik di depan seluruh tim. ""Ketika dia memanggil nama saya dengan segala kekesalan yang terpendam, emosi saya langsung meluap karena saya tidak menyukainya. Saya tidak suka dia menyalahkan saya seolah-olah semua ini adalah kesalahan saya sendiri. Saya menganggapnya sebagai serangan,"" tegasnya.

Akibat insiden tersebut, Nicolas Anelka dicoret dari skuad dan diminta untuk meminta maaf, namun ia menolak mentah-mentah. Dari pantauan redaksi, penolakan ini justru memicu aksi mogok latihan dari rekan-rekan setimnya sebagai bentuk solidaritas, yang akhirnya membuat Prancis tersingkir di fase grup dengan hanya mencetak satu gol.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) kemudian menjatuhkan hukuman skorsing 18 pertandingan kepada Nicolas Anelka. Pelatih baru Prancis saat itu, Laurent Blanc, juga memberikan sanksi larangan bertanding kepada seluruh anggota skuad Piala Dunia 2010 untuk laga debutnya melawan Norwegia, dan sejak saat itu Nicolas Anelka tidak pernah lagi mengenakan seragam tim nasional hingga ia pensiun pada tahun 2016 di usia 36 tahun.

// TOPICS
#world_cup #arsenal #nicolas_anelka #prancis #raymond_domenech #sepak_bola_internasional
Analis Premier League & Jurnalis Sepak Bola

Arka telah menghabiskan satu dekade terakhir meliput sepak bola Inggris, dari gemerlap Premier League hingga gairah mentah Championship. Ia pernah berada di ruang pers di Old Trafford, Anfield, dan Emirates, serta mewawancarai beberapa nama terbesar dalam sepak bola. Tulisannya memotong kebisingan untuk menyajikan analisis tajam tentang taktik, transfer, dan cerita yang membentuk olahraga terindah.