Manajer baru Manchester City, Enzo Maresca, tampaknya mendapatkan angin segar mengenai opsi alternatif untuk lini serang skuadnya menjelang musim baru bergulir. Bomber andalan mereka, Erling Haaland, tercatat tampil luar biasa dengan membukukan 38 gol di semua kompetisi musim lalu dan menyabet sepatu emas Premier League. Namun, tingginya menit bermain membuat penyerang berusia 25 tahun tersebut rawan kelelahan. Mantan manajer Pep Guardiola bahkan sempat mengakui bahwa sang striker sangat membutuhkan waktu istirahat agar tetap berada dalam kondisi puncak.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, opsi pelapis sebelumnya yang diisi oleh Omar Marmoush dinilai belum mampu tampil maksimal demi merebut kepercayaan penuh tim pelatih. Sekembalinya dari tugas membela Mesir di ajang Africa Cup of Nations, Marmoush hanya mampu mencetak satu gol dalam enam pertandingan Premier League. Dari pantauan redaksi di lapangan, situasi kompetisi yang ketat membuat Guardiola lebih memilih memarkir penyerang eks Eintracht Frankfurt tersebut dan hanya memainkannya dalam lima dari sepuluh laga terakhir demi mengamankan takhta juara.
Menurut laporan taktis dari pertandingan Piala Dunia di Seattle baru-baru ini, kejutan justru datang dari penyerang sayap Manchester City, Jeremy Doku. Saat membela Belgia dalam laga imbang 1-1 melawan Mesir, Doku sempat digeser oleh pelatih Rudi Garcia untuk bermain di posisi striker tengah. Kecepatan kilat serta pergerakannya yang dinamis terbukti sukses mengacak-acak lini pertahanan lawan dan memberikan dimensi baru pada struktur serangan tim nasionalnya.
Transformasi posisi tersebut diyakini dapat menjadi solusi alternatif komparatif bagi Enzo Maresca di Etihad Stadium untuk menyiasati ketergantungan penuh pada Erling Haaland. Walaupun Jeremy Doku tercatat baru bermain sebagai penyerang tengah dalam beberapa laga kompetisi domestik bersama City, fleksibilitas posisinya diprediksi bakal menjadi senjata rahasia yang sangat berguna bagi Maresca dalam mengarungi jadwal kompetisi yang padat musim depan.