Zona EPL Zona EPL
/home / manchester united / Aurelien Tchouameni Jadi Incaran...
MANCHESTER UNITED

Aurelien Tchouameni Jadi Incaran Impian Manchester United

Gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni yang menjadi target transfer Manchester United

Gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni yang menjadi target transfer Manchester United

Dunia sepak bola bisa menjadi sangat kejam, dan hal itulah yang kini sedang dirasakan oleh manajer Michael Carrick bersama Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Carrick sebenarnya menyudahi musim 2025/26 dengan catatan impresif, termasuk kemenangan telak 3-0 atas Brighton yang memastikan langkah The Reds ke Liga Champions. Berkat performa apik tersebut, Carrick resmi diangkat sebagai manajer permanen dan siap menyambut para pemainnya kembali ke Carrington untuk memulai sesi pramusim.

Kendati atmosfer klub seharusnya dipenuhi dengan antusiasme yang tinggi, para pendukung Manchester United justru mulai merasa cemas mengenai aktivitas transfer klub. Setelah berhasil mendatangkan Ederson dari Atalanta, manajemen Setan Merah langsung bergerak mencari pengganti Casemiro. Namun, upaya tersebut menemui jalan buntu setelah target utama mereka, Elliot Anderson, lebih memilih menyeberang ke Manchester City dengan nilai transfer mencapai 116 juta poundsterling.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Manchester United kemudian mengalihkan bidikan kepada Mateus Fernandes dari West Ham. Sayangnya, keteguhan klub London Timur tersebut dalam mempertahankan valuasi sang pemain membuat Tottenham Hotspur bergerak cepat dan sukses menikung dengan kesepakatan senilai 85 juta poundsterling. Kegagalan beruntun ini memaksa manajemen Setan Merah bekerja ekstra keras demi mengamankan gelandang bertahan baru sebelum kompetisi resmi bergulir.

Kini, nama Aurelien Tchouameni dari Real Madrid muncul sebagai kandidat impian di daftar belanja klub. Menurut pengamat LaLiga, Mark Sochon, pemain internasional Prancis tersebut memiliki atribut fisik yang sangat tangguh dan kedisiplinan posisi yang luar biasa. "Saya pikir kekuatan utamanya adalah fisiknya, dia tinggi dan kuat. Dia sangat disiplin secara posisi dan merupakan pemain yang serbabisa," ujar Sochon saat diwawancarai oleh MEN Sport.

Meskipun diplot untuk menggantikan peran Casemiro, Sochon menilai Aurelien Tchouameni memiliki karakteristik bermain yang sangat berbeda. Dari pantauan redaksi, sang gelandang bukanlah tipe pemain yang gemar melakukan tekel-tekel keras atau mencetak gol penentu di menit-menit akhir, melainkan seorang pemain jangkar yang bekerja secara efektif di bawah radar. Musim lalu bahkan dinilai sebagai salah satu performa terbaiknya secara individu di Santiago Bernabeu.

Terkait insiden perselisihannya dengan Federico Valverde yang sempat memicu kehebohan, Sochon menegaskan bahwa pemain berusia 26 tahun itu bukanlah sosok pembawa masalah di ruang ganti. Menurut analisisnya, situasi internal Real Madrid yang sempat kacau pada akhir musim lalu lebih disebabkan oleh ketegangan umum di dalam skuad, dan Aurelien Tchouameni sama sekali tidak dipandang sebagai pemicu utama keretakan tersebut.

Kendati menjadi target ideal, tantangan terbesar bagi Manchester United adalah meyakinkan pihak Los Blancos untuk menjual sang pemain. Mark Sochon mengindikasikan bahwa Real Madrid kemungkinan hanya akan tergiur jika ada tawaran raksasa menyentuh angka 100 juta poundsterling. Terlebih lagi, pelatih anyar Madrid, Jose Mourinho, dikabarkan lebih memilih untuk melepas Eduardo Camavinga terlebih dahulu ketimbang mengizinkan kepergian Tchouameni.

Situasi rumit ini memicu kekhawatiran dari berbagai pihak yang menilai perburuan ini mirip dengan kegagalan transfer Frenkie de Jong beberapa musim lalu. "Saya melihatnya agak mirip ketika mereka mengejar Frenkie de Jong beberapa musim panas lalu. Dia adalah salah satu pemain yang sulit didapatkan," pungkas Sochon. Mengingat bursa transfer yang semakin berjalan ketat, Manchester United disarankan untuk segera mencari alternatif lain agar tidak terjebak dalam saga transfer panjang yang merugikan tim.

Analis Premier League & Jurnalis Sepak Bola

Arka telah menghabiskan satu dekade terakhir meliput sepak bola Inggris, dari gemerlap Premier League hingga gairah mentah Championship. Ia pernah berada di ruang pers di Old Trafford, Anfield, dan Emirates, serta mewawancarai beberapa nama terbesar dalam sepak bola. Tulisannya memotong kebisingan untuk menyajikan analisis tajam tentang taktik, transfer, dan cerita yang membentuk olahraga terindah.