Pemain sayap Chelsea, Alejandro Garnacho, belum juga kembali untuk mengikuti latihan pramusim bersama rekan-rekan setimnya minggu ini. Berdasarkan pantauan redaksi, Chelsea diperkirakan akan berpisah dengan pemain berusia 22 tahun tersebut pada bursa transfer musim panas ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan media Inggris, Garnacho tidak terlihat dalam foto-foto hari pertama latihan yang dibagikan oleh klub. Pihak internal klub memahami bahwa mantan pemain Manchester United itu memang belum melapor untuk bertugas karena pembicaraan mengenai kepindahannya sedang berlangsung aktif.
Sebelumnya, Garnacho sempat masuk dalam daftar awal 55 pemain tim nasional Argentina untuk Piala Dunia, namun pada akhirnya ia dicoret dan tidak ikut serta dalam persiapan pra-turnamen. Dari pengamatan tim redaksi, ia tercatat belum pernah lagi memperkuat tim nasional sejak November 2024, tepat sebelum kepindahannya senilai 40 juta poundsterling ke Chelsea dari Manchester United musim lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, manajemen Chelsea meyakini kesepakatan untuk melepas sang pemain sudah semakin dekat. Pemain asal Argentina itu dibanderol dengan harga 50 juta euro atau sekitar 42 juta poundsterling, dan saat ini menarik minat dari berbagai klub Premier League, Eropa, hingga Arab Saudi.
Chelsea dikabarkan lebih memprioritaskan penjualan permanen untuk sang winger daripada opsi pinjaman sementara. Tingginya permintaan pasar akan posisi pemain sayap pada musim panas ini diyakini dapat membuat Garnacho menjadi target potensial bagi banyak klub besar.
Klub raksasa Italia, Roma, dilaporkan menaruh minat besar untuk mengamankan jasanya. Namun, berdasarkan hasil negosiasi awal, Roma hanya menginginkan kesepakatan pinjaman terlebih dahulu, sebuah opsi yang saat ini ditolak mentah-mentah oleh pihak Chelsea.
Di sisi lain, sang pemain sendiri dikabarkan sangat tertarik untuk pindah ke klub Serie A tersebut. Selain klub serigala ibu kota, beberapa klub lain seperti Atletico Madrid, Como, dan Napoli juga dikaitkan dengan minat terhadap pemain Argentina itu, sementara opsi menuju Saudi Pro League tetap terbuka.
Garnacho lahir di Madrid dan meninggalkan Atletico menuju Manchester United pada tahun 2020 setelah sempat menimba ilmu di Getafe. Oleh karena itu, peluang untuk kembali ke Spanyol setelah enam tahun merantau dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi sang pemain.
Manchester United sendiri memiliki klausul bagi hasil penjualan sebesar 10 persen yang bisa aktif lebih cepat dari perkiraan semula. Patut dinantikan apakah Chelsea dapat memperoleh kembali dana yang mereka investasikan, mengingat laporan pakar transfer menyebutkan kubu Stamford Bridge menginginkan mahar sebesar 43 juta poundsterling.
Selama musim pertamanya yang kurang impresif di Stamford Bridge, sang pemain hanya mencetak delapan gol dan empat assist dari 34 penampilan di semua kompetisi. Dari pantauan redaksi, hanya satu dari gol-gol tersebut yang tercipta di ajang Premier League.
Setengah dari total pundi-pundi golnya didapat saat melakoni tiga laga piala domestik melawan Cardiff City, Port Vale, dan Wrexham. Garnacho sempat mencetak dua gol ke gawang Arsenal di semifinal League Cup pada pertengahan Januari, namun setelah itu ia tidak pernah lagi membobol gawang klub Premier League.
Hingga saat ini, Garnacho tercatat sudah melewatkan hampir satu tahun tanpa menjadi starter reguler di tim utama. Selain peran minornya di Chelsea belakangan ini, sang pemain sayap juga sempat disisihkan dari skuad menjelang akhir masa baktinya bersama Manchester United.