Manchester United baru saja merilis tayangan di balik layar yang memperlihatkan proses renovasi besar-besaran pada lapangan di Old Trafford. Berdasarkan pantauan redaksi, klub berjuluk Setan Merah ini memang selalu melakukan perawatan rutin permukaan lapangan setiap musim panas, namun ini menjadi momen pertama kalinya mereka membongkar total rumput stadion dalam kurun waktu 14 tahun terakhir.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pihak Manchester United, proyek besar ini sengaja dilakukan demi meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan para pemain saat bertanding, sekaligus mengoptimalkan sistem drainase air di stadion. Meskipun level ketinggian lapangan tidak diturunkan, ukuran rumput akan sedikit diperluas dan area pengaman tambahan di sekitar penurunan lereng pinggir lapangan akan segera dipasang.
Dari pengamatan tim redaksi, kondisi kemiringan di sekitar lapangan Old Trafford memang kerap memicu insiden berbahaya dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu contohnya terjadi pada tahun 2019 ketika Angel Di Maria terhempas ke dinding pembatas akibat benturan dengan Ashley Young saat laga kontra Paris Saint-Germain, serta insiden cedera Benjamin Sesko saat melawan Liverpool musim lalu.
"Ben mengalami benturan keras pada tulang keringnya ketika terjatuh di area pinggir lapangan," ujar manajer Michael Carrick saat memberikan keterangan resmi kepada MUTV. "Itu adalah cedera lama yang kembali kambuh, jadi kami harus menanganinya dengan sangat hati-hati karena ia mendapatkan hantaman tepat di titik yang sama."
Melalui video dokumentasi yang dibagikan secara daring, perkembangan renovasi selama beberapa minggu terakhir memperlihatkan keterlibatan Fineturf, perusahaan spesialis yang disewa klub untuk mengomandoi armada kendaraan berat dalam mengeruk permukaan lapangan. Seluruh material sisa pembuangan nantinya akan didaur ulang dan digunakan kembali untuk kebutuhan industri terkait.
Sebagai informasi, lapangan di Old Trafford menggunakan teknologi permukaan hibrida yang terdiri dari 96 persen rumput alami dan diperkuat oleh 4 persen serat buatan yang ditanam jauh ke dalam tanah. Proses mutakhir ini memungkinkan akar rumput alami menyatu dengan plastik untuk menghasilkan permukaan lapangan yang kokoh, rata, dan memiliki penyerapan air yang sangat baik.
Menurut laporan internal klub, ini akan menjadi momen terakhir kalinya rumput stadion ditumbuhkan kembali dari awal di struktur Old Trafford saat ini, mengingat rencana pembangunan stadion baru terus dimatangkan. Manchester United kini telah mengamankan sebagian besar lahan di sekitar area stadion untuk mengakomodasi rencana pembangunan arena megah berkapasitas 100.000 penonton.
Setelah kepemilikan lahan tersebut rampung diselesaikan, firma arsitektur terkemuka Foster + Partners dapat segera melanjutkan pengerjaan desain setelah sempat membagikan impresi awal mereka tahun lalu. Pihak manajemen Manchester United juga dikabarkan telah menandai tanggal 9 Juli mendatang untuk mengumumkan detail lebih lanjut mengenai proyek stadion baru serta memulai periode konsultasi formal.