Berdasarkan analisis pasar transfer sepak bola Eropa, Arsenal beberapa kali tercatat memanfaatkan status bebas agen atau free agent untuk memperkuat kedalaman skuad mereka. Langkah cerdas ini kembali menjadi sorotan seiring dengan banyaknya pemain berkualitas yang habis masa kontraknya pada awal Juli ini, memberikan kesempatan bagi manajemen Mikel Arteta untuk berburu pemain tanpa biaya transfer.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut catatan sejarah klub, perekrutan Marouane Chamakh secara gratis dari Bordeaux pada tahun 2010 sempat dinilai sebagai langkah jenius dari Arsene Wenger. Striker asal Maroko tersebut sempat tampil menjanjikan dengan mencetak gol di awal laga Premier League dan tiga pertandingan beruntun di Champions League. Namun, dari pantauan redaksi, performa Chamakh merosot tajam setelah musim pertamanya dan ia akhirnya dilepas ke Crystal Palace pada 2013.
Nasib buruk juga menimpa Willian saat didatangkan dari Chelsea pada tahun 2020. Mantan pemain timnas Brasil ini gagal total di Emirates Stadium meski datang dengan modal performa apik bersama klub rival. "Saya tidak bahagia di Arsenal. Itulah mengapa saya tidak bisa tampil maksimal. Ketika saya tiba di sana, saya termotivasi dengan proyek baru, tetapi setelah tiga bulan saya meminta agen saya untuk mencarikan jalan keluar," ungkap Willian saat mengenang masa lalunya.
Di sisi lain, pengamatan tim redaksi menunjukkan adanya cerita unik saat Arsenal mengalami krisis penjaga gawang pada musim 2010/2011. Arsene Wenger berhasil membujuk kiper legendaris Jens Lehmann untuk membatalkan masa pensiunnya demi menjadi pelapis Manuel Almunia. Sosok yang menjadi pahlawan tanpa tanda jasa dalam skuad ikonik Invincible 2003/04 tersebut mencatatkan satu penampilan tambahan sebelum akhirnya benar-benar gantung sepatu.