Manchester City akhirnya berhasil memastikan diri sebagai kampiun FA Youth Cup 2026 setelah melalui laga final yang penuh drama dan tensi tinggi. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, gol dari Floyd Samba dan Reigan Heskey menjadi pembeda sekaligus mengunci kemenangan 2-1 atas Manchester United. Keberhasilan ini menorehkan nama skuad muda The Blues angkatan 2026 ke dalam buku sejarah emas klub.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Keputusan manajemen Manchester City untuk menggelar laga pamungkas ini di Joie Stadium sempat memicu kontroversi dan perdebatan hangat. Hal ini dikarenakan Etihad Stadium sedang tidak bisa digunakan akibat adanya proyek renovasi konstruksi. Meskipun atmosfer stadion dinilai lebih akrab bagi para pemain muda, dari pantauan redaksi terlihat adanya sejumlah tribun kosong yang disayangkan untuk sebuah laga penting sekelas final derbi.
Pertandingan langsung berjalan ketat sejak peluit pertama dibunyikan karena kedua tim memiliki kekuatan yang berimbang di liga domestik U-18. Ketegangan sempat memuncak ketika wasit harus mengeluarkan kartu kuning untuk kedua belah pihak akibat aksi simulasi di kotak penalti. Kebuntuan akhirnya pecah saat Floyd Samba melepaskan tendangan bebas spektakuler dari jarak 25 yard yang bersarang mulus ke gawang Manchester United.
Namun, euforia tuan rumah tidak bertahan lama setelah lini pertahanan Manchester City melakukan kesalahan fatal. Kehilangan penguasaan bola dari Harrison Miles dan hilangnya keseimbangan Leke Drake dimanfaatkan dengan baik oleh Godwill Kukonki untuk menyamakan kedudukan lewat sundulan kepala. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum dan membuat babak kedua berjalan semakin sengit.
Memasuki paruh kedua, Manchester City mulai mendominasi permainan melalui pergerakan lincah Ryan McAidoo di sisi sayap. Berdasarkan analisis pertandingan, momentum kemenangan City hadir lima menit sebelum laga usai. Pemain pengganti yang baru pulih dari cedera, Jake Wain, berhasil merebut bola liar dan mengalirkannya kepada McAidoo sebelum akhirnya bola diselesaikan dengan sepakan klinis oleh Reigan Heskey.
Menurut laporan di stadion, gol penentu dari Heskey langsung disambut gemuruh seisi stadion, termasuk dari figur-figur penting klub yang hadir seperti Pep Guardiola, Phil Foden, Nathan Ake, Max Alleyne, hingga Antoine Semenyo. Kemenangan ini menjadi ajang penebusan dosa yang sempurna bagi pelatih Oli Reiss setelah kegagalan di dua laga final musim lalu, sekaligus modal berharga menjelang laga final nasional kontra Chelsea pekan depan.