Zona EPL Zona EPL
/home / arsenal / Sindir Arsenal, Jurgen Klopp Protes...
ARSENAL

Sindir Arsenal, Jurgen Klopp Protes Gol Jerman yang Dianulir

Jurgen Klopp melayangkan sindiran kepada Arsenal setelah gol Jerman dianulir di Piala Dunia

Jurgen Klopp melayangkan sindiran kepada Arsenal setelah gol Jerman dianulir di Piala Dunia

Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, melayangkan sindiran tajam kepada Arsenal menyusul dianulirnya gol perpanjangan waktu Jerman saat disingkirkan secara mengejutkan oleh Paraguay di ajang Piala Dunia. Tim asuhan Julian Nagelsmann sempat mengira mereka telah unggul pada menit ke-116 di Boston ketika Jonathan Tah menyundul bola masuk di tiang jauh.

Namun, setelah peninjauan VAR, wasit Jalal Jayed memilih untuk membatalkan gol tersebut karena Waldemar Anton dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap penjaga gawang Orlando Gill dalam prosesnya. Anton tampak melakukan kontak dengan Gil setelah umpan sepak pojok ke dalam kotak penalti, membuat Tah berdiri bebas tanpa kawalan untuk menyundul bola ke pojok atas gawang. Dari pantauan redaksi, keputusan Jayed yang menganggap Anton menghalangi kiper Paraguay tersebut langsung memicu kemarahan skuad Jerman.

Paraguay akhirnya berhasil mempertahankan skor imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu usai, sebelum akhirnya menang 4-3 dalam babak adu penalti. Hasil ini membawa Paraguay melaju ke babak 16 besar sekaligus menyingkirkan juara dunia empat kali, Jerman, dari turnamen tersebut.

Berbicara setelah pertandingan, Klopp memberikan penilaiannya mengenai gol kontroversial yang dianulir tersebut dan menyindir bahwa Arsenal "mencetak 60% gol mereka dengan cara seperti itu" selama perjalanan mereka merengkuh gelar juara Premier League.

"Jika gol itu dianggap ilegal, maka Arsenal tidak akan menjadi juara Inggris," kata Klopp kepada MagentaTV. "Mereka mencetak 60% gol mereka dengan cara seperti itu. Kami memenangkan pertandingan ketika bola masuk ke gawang. Jadi, tentu saja, ini sangat kejam."

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Arsenal memang berhasil mencetak 25 gol Premier League dari situasi bola mati (tidak termasuk penalti) sepanjang musim juara 2025/26 mereka, yang merupakan jumlah tertinggi di divisi tersebut. Dalam prosesnya, tim asuhan Mikel Arteta menetapkan rekor baru Premier League untuk gol terbanyak dari sepak pojok dalam satu musim (19 gol), dengan Gabriel Magalhaes dan Jurrien Timber termasuk di antara pemain yang diuntungkan.

Sepanjang musim, taktik fisik Arsenal dalam situasi sepak pojok sering menuai kritik, di mana penjaga gawang lawan kerap menjadi target gangguan saat Mikel Arteta dan pelatih bola mati Nicolas Jover berusaha memaksimalkan setiap peluang. Meski begitu, kritik Klopp terhadap Arsenal tidak akan mengubah fakta bahwa Jerman harus tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia, meskipun mereka sangat difavoritkan sebelum laga dimulai.

Paraguay, yang berada 22 peringkat di bawah Jerman dalam Peringkat Dunia FIFA, sukses mengejutkan rival Eropa mereka. Paraguay sempat unggul lebih dulu melalui mantan pemain Brighton dan Ipswich, Julio Enciso, di babak pertama, sebelum pemain Arsenal, Kai Havertz, menyamakan kedudukan setelah turun minum. Jerman terus menekan, namun Paraguay tetap kokoh hingga babak adu penalti dan mengamankan tiket untuk menghadapi Prancis atau Swedia di babak berikutnya.

// TOPICS
#jurgen_klopp #arsenal #timnas_jerman #piala_dunia #mikel_arteta #kontroversi_var
Analis Premier League & Jurnalis Sepak Bola

Arka telah menghabiskan satu dekade terakhir meliput sepak bola Inggris, dari gemerlap Premier League hingga gairah mentah Championship. Ia pernah berada di ruang pers di Old Trafford, Anfield, dan Emirates, serta mewawancarai beberapa nama terbesar dalam sepak bola. Tulisannya memotong kebisingan untuk menyajikan analisis tajam tentang taktik, transfer, dan cerita yang membentuk olahraga terindah.