Keputusan pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, dalam menentukan skuad untuk ajang World Cup 2026 menuai sorotan tajam. Berdasarkan pantauan redaksi, dua bintang Paris Saint-Germain (PSG), Goncalo Ramos dan Nuno Mendes, mengaku sangat terkejut atas dicoretnya wonderkid Arsenal, Myles Lewis-Skelly, dari daftar 26 pemain yang dibawa ke turnamen akbar tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pengamatan tim redaksi, Myles Lewis-Skelly sejatinya sempat kesulitan mendapatkan menit bermain pada awal musim. Namun, pemain berusia 19 tahun tersebut berhasil mengakhiri kompetisi dengan performa yang sangat impresif, bahkan dipercaya tampil sebagai starter dalam beberapa laga krusial Arsenal di akhir musim, termasuk pada pertandingan final Champions League melawan PSG.
Sinar terang sang pemain di pekan-pekan terakhir kompetisi sempat memunculkan spekulasi kuat bahwa dirinya akan mengamankan satu tempat di skuad Three Lions. Berdasarkan laporan yang beredar, para pendukung Arsenal juga merasa heran dengan keputusan Thomas Tuchel tersebut, terlebih mengingat minimnya kedalaman skuad Inggris di posisi bek kiri saat ini.
Goncalo Ramos dan Nuno Mendes menilai kemampuan serbabisa atau versatilitas yang dimiliki Myles Lewis-Skelly merupakan aset berharga yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Inggris. Saat berbicara dalam kanal YouTube milik Pedro Teixeira Da Mota, Goncalo Ramos secara terbuka mempertanyakan absennya nama sang pemain muda.
"Jadi tidak ada nama Lewis-Skelly? Mengherankan. Saya mengira dia mendapat panggilan. Dia menjadi starter untuk pertandingan Arsenal, menjuarai Premier League, dan dia bisa bermain di posisi bek kiri," ujar Goncalo Ramos yang merasa aneh karena nama sang pemain bahkan tidak masuk dalam daftar pembicaraan media terkait pemain yang tercoret.
Nuno Mendes kemudian menimpali pernyataan rekan setimnya tersebut dengan memuji fleksibilitas taktis yang dimiliki oleh punggawa muda Arsenal itu. "Dia bermain di posisi bek kiri dan juga bisa bermain di lini tengah. Memiliki fleksibilitas seperti itu tentu sangat bagus untuk sebuah tim," kata bek kiri asal Portugal tersebut.
Menurut manajer Arsenal, Mikel Arteta, dirinya memang sengaja memberikan tantangan berat kepada Myles Lewis-Skelly dengan memainkannya di luar posisi aslinya. Seperti diketahui, sang pemain merupakan lulusan akademi Arsenal yang berposisi asli sebagai seorang gelandang tengah sebelum bertransformasi menjadi bek kiri darurat.
"Saya sudah bersikap cukup keras kepadanya. Namun, dia sangat gigih dan konsisten dengan perilakunya, dia terus mengetuk pintu ruang utama untuk mendapatkan hak bermain. Dia sangat layak mendapatkannya dan itulah alasan mengapa dia bermain," tutur Mikel Arteta saat memberikan pujian atas etos kerja anak asuhnya tersebut.